Minggu, 13 April 2014
stmik muhammadiyah banten kampus rangkasbitung
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
A. Sistem Komputer
Kali ini saya mengisi makalah saya dengan sedikit materi tentang Sistem Operasi. Namun, sebelum membahas sistem operasi, terlebih dahulu akan saya bahas tentang sistem komputer.
Sistem komputer dapat dibagi menjadi tiga komponen, yaitu:
1. Sistem Operasi – Mengontrol dan mengkoordinasi penggunaan hardware diantara berbagai aplilkasi dan user.
2. Hardware – Menyediakan sumber daya dasar komputer. Misalnya CPU, Memori, I/O Device, dan sebagainya.
3. Program-program aplikasi – Mendefinisikan cara dimana sumber daya sistem digunakan untuk memecahkan masalah penghitungan (computing) user. Contohnya Word Processors, sistem database, Compiler, dan sebagainya.
B. Sisi Pandang User
User adalah orang yang duduk didepan komputer, melihat monitor, mengoperasikan keyboard, mouse dan sistem. Dalam hal ini sistem operasi didesain untuk user dapat memonopoli sumber daya komputer dengan tujuan memaksimalkan pekerjaan serta meningkatkan kinerja user dan mudah untuk digunakan.
Dalam kasus lain seorang user duduk di depan terminal sedangkan user lain berada di terminal yang berbeda. Setiap terminal tersebut terhubung dengan satu komputer mainframe atau minicomputer. Sehingga user-user ini saling berbagi sumber daya dari satu komputer tersebut. Dalam hal ini sistem operasi didesain untuk dapat memaksimalkan penggunaan sumber daya (resource) dan menjamin CPU, memori dan peralatan I/O yang tersedia digunakan lebih efisien dan tidak ada seorang pengguna melebihi dari yang sebaiknya digunakan.
C. Sisi Pandang Sistem
Sistem operasi adalah pengalokasi sumber daya (resource) yang menjadi pengatur dalam pembagian pelayanan sumber daya sehingga tidak terjadi konflik diantaranya. Sistem operasi juga harus memutuskan bagaimana mengalokasikan spesifikasi program dan user sehingga mereka dapat mengoperasikan komputer lebih efisien dan baik. Sistem operasi adalah pengontrol program yang mengatur eksekusi program untuk mencegah terjadinya kesalahan dan ketidaklayakan penggunaan komputer.
D. Definisi Sistem Operasi
Sistem Operasi muncul dengan alasan sebagai cara agar sistem penghitungan (computing) lebih berdaya guna. Tujuan dasar dari sistem komputer adalah meng-eksekusi program dan memecahkan permasalahan user lebih mudah. Definisi umum lain dari sistem operasi adalah suatu program yang berjalan setiap waktu dalam komputer (disebut kernel) dengan semua program sistem dan aplikasinya.
1.2 Tujuan
Adapun tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut.
1. Memenuhi tugas yang diberikan pada mata kuliah Pemrograman I.
2. Sebagai bentuk perhatian Mahasiswa terhadap ilmu komputer.
3. Suatu usaha untuk meningkatkan kualitas IT indonesia.
4. Membantu dalam membahas dan menanggulangi masalah yang dihadapi di dalam dunia komputer.
BAB II
PENGENALAN SISTEM OPERASI
2.1 Sistem Operasi
A. Sejarah Sistem Operasi
Sejarah Sistem Operasi Komputer - Sistem operasi komputer mengalami perkembangan yang sangat cepat, jika dibandingkan dengan sistem operasi komputer terdahulu maka sistem operasi yang kita rasakan sekarang ini adalah bentuk dari perkembangan sistem operasi tersebut.
Sejarah sistem operasi komputer dibagi menjadi empat generasi, yaitu :
• Sistem operasi generasi pertama (Tahun 1945 - 1955). Sistem operasi generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik. Pada generasi ini belum ada yang namanya sistem operasi komputer, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
• Sistem operasi generasi ke-dua (Tahun 1955 - 1965). Sistem operasi generasi ke-dua memperkenalkan BPS (batch processing sistem) yaitu pekerjaan yang di kerjakan dalam satu rangkaian, lalu di eksekusi secara berururan. Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi dengan sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada.
• Sistem operasi generasi ke-tiga (Tahun 1965 - 1960).
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana user atau penguna dapat berkomunikasi lewat terminal secara online ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi user (Digunakan oleh banyak penguna sekaligus). Dan multi programing (Melayani banyak program sekaligus).
• Sistem operasi generasi ke-empat (Tahun 1980an--pasca 1980an).
Dewasa ini sistem operasi digunakan untuk jaringan komputer, dimana user menyadari keberadaan komputer - komputer yang saling terhubung satu dengan yang lain.
B. Jenis Sistem Operasi Komputer
Jenis sistem operasi yang bisa digunakan antara lain Posix, Unix, Ms Dos, Ms WINDOWS, Linux, Apple, dan sebagainya. Dari sekian banyak sistem operasi dapat dibagi menjadi dua berdasarkan kontak (interface) yaitu :
a. Coman line interface (CLI)
Coman line interface (CLI) adalah kontak user dengan perangkat keras berbasis. text (huruf, angka, dan simbol atau tanda baca) contonya : MS Dos, posix, linux.
b. Grafical user interface (GUI)
Grafical user interface (GUI) adalah kontak user dengan perangkat keras berbasis gambar atau grafik. contohnya: Ms windows, unix, Linux.
C. Fungsi Sistem Operasi Komputer
Berikut Fungsi dari Sistem Operasi, Secara garis besar sistem operasi mempunyai 2 tugas utama, yaitu sebagai :
a. Pengelola Seluruh Sumber Daya Pada Sistem Komputer (Resource Manager).
Yang dimaksud dengan sumber daya pada sistem komputer adalah semua komponen yang memberikan fungsi (manfaat) atau dengan pengertian lain adalah semua yang terdapat atau terhubung ke sistem komputer yang dapat untuk memindahkan, menyimpan, dan memproses data,serta untuk mengendalikan fungsi-fungsi tersebut.
Sumber daya pada sistem komputer, antara lain :
1. Sumber daya fisik
Contoh dari sumber daya fisik diantaranya keyboard, bar-code reader, mouse, joystick, lightpen,track-ball, touchscreen, pointing devices, floppy disk drive, hard-disk, tape drive,optical disk, CD ROM drive, CRT, LCD, printer, modem, ethernet card, PCMCIA, RAM,cache memory, register, kamera, sound card, radio, digitizer, scanner, plotter, dan sebagainya. Salah satu sasaran yang harus dicapai sistem operasi adalah dapat memanfaatkan seluruh sumber daya agar dapat digunakan secara efektif dan efisien mungkin.
2. Sumber daya abstrak
Terdiri dari Data, misalnya :Semaphore untuk pengendalian sinkronisasi proses-proses, PCB (Process Control Block) untuk mencatat dan mengendalikan proses, tabel segmen,tabel page, i-node, FAT, file dan sebagainya.
Program yang berupa kumpulan instruksi yang dapat dijalankan oleh sistem komputer, yang dapat berupa utilitas dan program aplikasi pengolahan data tertentu.
b. Penyedia layanan (extended/virtual machine)
Secara spesifik berfungsi untuk memberi abstaksi mesin tingkat tinggi yang lebih sederhana dan menyembunyikan kerumitan perangkat keras. Sistem operasi menyediakan system call (API=Application Programming Interface) yang berfungsi menghindarkan kompleksitas pemograman dengan memberi sekumpulan instruksi yang mudah digunakan.
Basis untuk program lain. Program aplikasi dijalankan di atas sistem operasi yang bertujuan untuk memanfaatkan dan mengendalikan sumber daya sistem komputer secara benar,efisien, dan mudah dengan meminta layanan sistem operasi.
D. Sasaran Sistem Operasi Komputer
Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama, yaitu :
• Kenyamanan (Membuat user komputer menjadi lebih nyaman dalam mengunakan komputer).
• Efisien (Penggunaan sumber daya sistem komputer tepat tujuan "terarah dan terkendali").
• Evolusi (Sistem Operasi harus dibangun, sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian dan menciptakan sistem operasi baru yang lebih bagus lagi.
2.2 Manfaat Sistem Operasi
Sistem operasi terdistribusi memiliki manfaat dalam banyak sistem dan dunia komputasi yang luas. Manfaat-manfaat ini termasuk dalam sharing resource, waktu komputasi dan komunikasi.
1. Shared Resource
Walaupun perangkat sekarang sudah memiliki kemampuan yang cepat dalam prosesproses komputasi, atau misal dalam mengakses data, tetapi pengguna masih saja menginginkan sistem berjalan dengan lebih cepat. Apabila hardware terbatas, kecepatan yang diinginkan user dapat di atasi dengan menggabung perangkat yang ada dengan sistem DOS.
2. Manfaat Komputasi
Salah satu keunggulan sistem operasi terdistribusi ini adalah bahwa komputasi berjalan dalam keadaan paralel. Proses komputasi ini dipecah dalam banyak titik, yang mungkin berupa komputer pribadi, prosesor tersendiri, dan kemungkinan perangkat prosesor-prosesor yang lain. Sistem operasi terdistribusi ini bekerja baik dalam memecah komputasi ini dan baik pula dalam mengambil kembali hasil komputasi dari titik-titik cluster untuk ditampilkan hasilnya.
3. Reliabilitas
Fitur unik yang dimiliki oleh DOS ini adalah reliabilitas. Berdasarkan design dan implementasi dari design sistem ini, maka hilangnya satu node tidak akan berdampak terhadap integritas sistem. Hal ini berbeda dengan PC, apabila ada salah satu hardware yang mengalami kerusakan, maka sistem akan berjalan tidak seimbang, bahkan system bisa tidak dapat berjalan atau mati.
4. Komunikasi
Sistem operasi terdistribusi berjalan dalam jaringan dan biasanya melayani koneksi jaringan. Sistem ini umumnya digunakan user untuk proses networking. User dapat saling bertukar data, atau saling berkomunikasi antar titik baik secara LAN maupun WAN.
BAB III
PENGELOLAAN PROSES CPU
3.1 Pengertian CPU
Unit pemprosesan yang berada dalam komputer adalah Central Processing Unit (CPU). CPU atau Central Processing Unit merupakan bagian terpenting dalam sebuah sistem komputer, dapat dikatakan bahwa CPU merupakan otak dari komputer itu sendiri. Sebuah komputer paling canggih sekalipun tidak akan berarti tanpa adanya CPU yang terpasang di dalamnya. Dalam kesehariannya CPU memiliki tugas utama untuk mengolah data berdasarkan instruksi yang ia peroleh. CPU sendiri sebenarnya masih terbagi atas beberapa komponen yang saling bekerja sama untuk membentuk suatu unit pengolahan. Terdapat empat komponen utama penyusun CPU, yaitu :
1. Arithmetic and Logic Unit (ALU)
2. Control Unit
3. Registers
4. CPU Interconnections
Arithmetic and Logic Unit (ALU)
Arithmetic and Logic Unit atau sering disingkat ALU saja dalam bahasa Indonesia kira-kira berarti Unit Logika dan Aritmatika. Bagian ini mempunyai tugas utama untuk membentuk berbagai fungsi pengolahan data komputer. Sering juga disebut sebagai bahasa mesin, karena terdiri dari berbagai instruksi yang menggunakan bahasa mesin. ALU sendiri juga masih terbagi menjadi dua komponen utama, yaitu
1. arithmetic unit (unit aritmatika), bertugas untuk menangani pengolahan data yang berhubungan dengan perhitungan, dan
2. boolean logic unit (unit logika boolean), bertugas menangani berbagai operasi logika.
Control Unit
Control Unit atau Unit Kendali, mempunyai tugas utama untuk mengendalikan operasi dalam CPU dan juga mengontrol komputer secara keseluruhan untuk menciptakan sebuah sinkronisasi kerja antar komponen dalam melakukan fungsinya masing-masing. Di samping itu, control unit juga bertugas untuk mengambil instruksi-instruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut.
Registers
Registers (jamak, dalam bahasa Indonesia menjadi register-register atau banyak register) merupakan media penyimpanan internal CPU yang digunakan saat pengolahan data. Registers merupakan media penyimpanan yang bersifat sementara, artinya data hanya akan berada dalam registers saat data tersebut dibutuhkan selama komputer masih hidup, ketika suatu data tidak diperlukan lagi maka ia tidak berhak lagi berada di dalam
registers, dan ketika komputer dimatikan maka semua data yang berada di dalamnya akan hilang.
CPU Interconections
CPU Interconnections merupakan sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internal CPU dengan bus-bus eksternal CPU. Komponen internal CPU diantaranya
1. Arithmetic and Logic Unit (ALU),
2. Control Unit,
3. Registers, dan
4. CPU Interconnection.
Sedangkan komponen eksternal CPU diantaranya
1. sistem memori utama,
2. sistem masukan/keluaran (input/output),
3. dan sistem-sistem lainnya.
3.2 FUNGSI CPU
Fungsi utama CPU adalah menjalankan program-program yang disimpan di memori utama. Hal ini dilakukan dengan cara mengambil instruksi-instruksi dari memori utama dan mengeksekusinya satu persatu sesuai dengan alur perintah. Pekerjaan ini dilakukan dalam dua tahapan yaitu membaca instruksi (fetch) dan melaksanakan instruksi tersebut (execute). Proses membaca dan melaksankan ini dilakukan berulang-ulang sampai semua instruksi yang terdapat di memori utama dijalankan atau komputer dimatikan. Proses ini dikenal juga sebagai siklus fetch-eksekusi.
Siklus fetch-eksekusi bisa dijelaskan sebagai berikut
1. di awal setiap siklus, CPU akan membaca dari memori utama,
2. sebuah register, yang disebut Program Counter (PC), akan mengawasi dan menghitung instruksi selanjutnya,
3. ketika CPU membaca sebuah instruksi, Program Counter akan menambah satu hitungannya,
4. lalu instruksi-instruksi yang dibaca tersebut akan dimuat dalam suatu register yang disebut register instruksi (IR), dan akhirnya
5. CPU akan melakukan interpretasi terhadap instruksi yang disimpan dalam bentuk kode binari, dan melakukan aksi yang sesuai dengan instruksi tersebut.
3.3 Contoh Gambaran Pengelolaan Proses CPU
3.4 Contoh Gambar perangkat CPU
BAB IV
PENGELOLAAN STORAGE
4.1 Pengertian Storage
Storage adalah penyimpan, tempat penyimpanan, media yang digunakan untuk menyimpan data yang diolah oleh komputer, Fungsi storage adalah menyimpan data atau file dalam jangka panjang dan pendek.
Teknologi penyimpanan dibedakan menjadi dua kelompok yaitu memori internal dan eksternal.
A.Penyimpanan internal
Biasa juga di sebut main memori atau memori utama berfungsi sebagai pengikat sementara baik bagi data program maupun informasi ketika proses pengolahanya di laksanakan oleh CPU. Dua contoh memori internal ROM dan RAM. ROM (Read Only Memory) adalah memory yang hanya bisa dibaca sedang kan RAM (Random Access Memory) memori yang isinya bisa diperbaharui .
B.Penyimpanan eksternal (exsternal Storage)
dikenal juga dengan sebutan penyimpanan sekunder. Penyimpanan eksternal adalah segala piranti yang berfungsi untuk menyimpan data secara permanen.
Pengertian Permanen
Disini berarti bahwa data yang terdapat pada penyimpan akan tetap terpelihara dengan baik sekalipun computer sudah dalam keadaan mati.
Contoh : Hardisk, plopydisk. dll
Contoh-contoh Storage :
HARDISK
Harddisk merupakan salah satu media penyimpan data pada komputer yang terdiri dari kumpulan piringan magnetis yang keras dan berputar, serta komponen-komponen elektronik lainnya. Harddisk adalah storage devices yang paling sering di pakai. Bagian-bagian hardisk terdiri dari Logic board, motor, Platter, read-write head, interface slot, dan body.
Logic board merupakan bagian hardisk yang mengatur kerja hardisk menurut instruksi dari user. Logic board ini nantinya mengatur putaran motor dan gerak dari read-write head menurut lokasi penempatan data. Read-write head inilah yang membaca dan menulis data pada hardisk, menyampaikan informasi kepada logic board, kemudian logic board menyampaikan kepada CPU melalui interface baik itu SATA maupun PATA.
4.2 Contoh Gambaran Pengelolaan Storage
BAB V
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan, Sistem operasi adalah software yang berfungsi untuk mengaktifkan seluruh perangkat yang terpasang pada komputer sehingga masing-masingnya dapat saling berkomunikasi. Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.
B. SARAN
Makalah ini dijadiakan awal proses pembelajaran tentang IT, agar dikesempatan berikutnya menjadi lebih baik, baik secara pembahasan, penjelasan dan penulisannya yang belum tercapai.
sistem informasi stmik muhammadiyah banten
sistem informasi
sistem informasi zakky
sistem informasi zakky
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar belakang
Sistem informasi dan teknologi telah menjadi
komponen yang sangat penting bagi keberhasilan bisnis dan organisasi. Teknologi
informasi, termasuk sistem informasi berbasis Internet (komputer), memainkan
peranan penting dan makin luas dalam bisnis. Teknologi informasi dapat membantu
segala jenis bisnis meningkatakan efisiensi dan efektivitas proses bisnis
mereka, pengambilan keputusan manajerial, dan kerja sama kelompok kerja, hingga
dapat memperkuat posisi kompetitif mereka dalam pasar yang cepat sekali berubah.
Hal ini berlaku ketika teknologi informasi digunakan untuk mendukung tim
pengembangan produk, proses dukungan untuk pelanggan, transaksie-commerce, atau
dalam aktivitas bisnis lainnya.teknologi dan sistem informasi berbasis Internet
dalam waktu singkat menjadi bahan yang dibutuhkan untuk keberhasilan bisnis di
lingkungan global yang dinamis saat ini.
Sistem informasi adalah sekumpulan hardware,
software, brainware, prosedur dan atau aturan yang diorganisasikan secara
integral untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan
masalah dan pengambilan keputusan. Sistem Informasi adalah satu kesatuan data
olahan yang terintegrasi dan saling melengkapi yang menghasilkan output baik
dalam bentuk gambar, suara maupun tulisan. Sistem informasi adalah sekumpulan
komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen
dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu
bidang tertentu.
Suatu sistem informasi (SI) atau information system
(IS) merupakan aransemen dari orang,data,proses-proses, dan antar muka yang
berinteraksi mendukung dan memperbaiki beberapa operasi sehari-hari dalam suatu
bisnis termasuk mendukung memecahkan soal dan kebutuhan pembuat keputusan
manajemen dan para pengguna. Di dalam suatu organisasi, informasi merupakan
sesuatu yang penting didalam mendukung proses pengambilan keputusan oleh pihak
manajemen.
Rumusan masalah
1. Apa yang dimaksud dengan Sistem
Informasi Berbasis Komputer ?
2. Apa ruang lingkupSistem
Informasi Berbasis Komputer ?
Tujuan
1. Menjelaskan tentang Sistem
Informasi Berbasis Komputer secara umum
2. Menjelaskan ruang lingkup
Sistem Informasi Berbasis Komputer
BAB II
SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
A.
Pengertian Sistem
Suatu sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur
yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk
mencapai tujuan tertentu. Secara sederhana, suatu sistem dapat diartikan
sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel yang
terorganisir, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain, dan
terpadu. Dari defenisi ini dapat dirinci lebih lanjut pengertian sistem
secara umu, yaitu :
1
-
Setiap sistem terdiri dari unsur-unsur.
2
- Unsur-unsur tersebut merupakan bagian terpadu sistem yang
bersangkutan.
3 -
Unsur sistem tersebut bekerja sama untuk mencapai tujuan sistem.
4
. Suatu sistem merupakan bagian dari sistem lain
yang lebih besar.
Menurut Etimologi istilah sistem berasal dari bahasa
Yunani, System yang artinya himpunan bagian atau unsur yang
saling berhubungan secara teratur untuk mencapai tujuan bersama.
Pengertian sistem menurut sejumlah para ahli :
1. L. James Havery
Sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk
merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya
dengan maksud untuk berfungsi sebagai satu kesatuan dalam usaha mencapai suatu
tujuan yang telah ditentukan.
2. John Mc Manama
Sistem adalah sebuah stuktur konseptual yang
tersusun dari fungsi-fungsi yang saling berhubungan yang bekerja sebagai suatu
kesatuan organik untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan secara efektif dan
efisien.
3. C.W. Churchman
Sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang
dikoordinasikan untuk melaksanakan seperangkat tujuan.
4. J.C Hinggins
Sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang saling
berhubungan.
5. Edgar F Huse dan James L.
Bowdict
Sistem adalah suatu seri atau rangkaian bagian-bagian
yang saling berhubungan dan bergantung sedemikian rupa sehingga interaksi dan
saling pengaruh dari satu bagian akan mempengaruhi keseluruhan.
Dari pengertian diatas dapat kami simpulkan bahwa
pengertian sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri atas beberapa komponen
atau elemen yang saling berhubungan atau saling terikat satu sama lain yang
secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama.
B.
Ruang Lingkup Sistem Informasi
Ruang
lingkup sistem informasi yaitu ruang lingkup yang ditentukan
dari awal pembuatan yang merupakan garis batas lingkup kerja sistem
tersebut, sehingga sistem informasi tersebut tidak bersinggungan dengan sistem
informasi lainnya.
Ruang lingkup SIM sebenarnya tertuang pada tiga kata
pembentuknya, yaitu “sistem”, “informasi”, dan “manajemen”.
Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain yang
membentuk satu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan. Di dalam perusahaan,
yang dimaksud elemen dari sistem adalah departemen-departemen internal, seperti
persediaan barang mentah, produksi, persediaan barang jadi, promosi, penjualan,
keuangan, personalia; serta pihak eksternal seperti supplier dan konsumen yang
saling terkait satu sama lain dan membentuk satu kesatuan usaha.
Informasi
adalah
hasil pemrosesan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem tersebut menjadi
bentuk yang mudah dipahami dan merupakan pengetahuan yang relevan yang
dibutuhkan oleh orang untu menambah pemahamannya terhadap fakta-fakta yang ada.
Informasi bagi setiap elemen akan berbeda satu sama lain sesuai dengan
kebutuhannya masing-masing
Dari ruang lingkup di atas, beberapa ahli telah
memberikan rumusan tentang sistem informasi manajemen, antara lain :
1. SIM adalah
pengembagan dan penggunaan sistem-sistem informasi yang efektif dalam
organisasi-organisasi (Kroenke, David, 1989).
2. SIM didefinisikan
sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa
pemakai yang mempunyai kebutuhan yang serupa. Informasi menjelaskan perusahaan
atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu,
apa yang sedang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa depan.
Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan
output dari simulasi matematika. Informasi digunakan oleh pengelola maupun staf
lainnya pada saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah (Mc. Leod,
1995).
3. SIM merupakan
metode formal yang menyediakan informasi yag akurat dan tepat waktu kepada
manajemen untuk mempermudah proses pengambilan keputusan dan membuat organisasi
dapat melakukan fungsi perencanaan , operasi secara efektif dan pengendalian
(Stoner, 1996)
Dari definisi-definisi di atas, dapat ditarik
kesimpulan, bahwa SIM adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan
informasi guna mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan manajemen dalam
suatu organisasi.
C.
Tipe Sistem
Ada berbagai tipe sistem berdasarkan kategori:
·
Atas dasar keterbukaan:
1. Sistem terbuka,
dimana pihak luar dapat mempengaruhinya. Lebih spesifik dikenal juga
yang disebut dengan sistem terotomasi;yang merupakan bagian dari sistem buatan
manusia dan berinteraksi dengan kontrol olehsatu atau lebih komputer sebagai
bagian dari sistem yang digunakan dalam masyarakatn modern.
2. Sistem
tertutup, sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan
sistem luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur
tangan dari pihak luarnya. Secara teoritis sistem tersebut ada, tetapi
kenyataannya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup, yang ada hanyalah
relatively closed system (secara relatif tertutup, tidak benar-benar tertutup).
·
Atas dasar komponen:
1. Sistem fisik, dengan komponen
materi dan energi. merupakan sistem yang ada secara fisik, sehingga
setiap makhluk dapat melihatnya (Sistem Komputer, Sistem Akuntansi, Sistem
Produksi dll.)
2. Sistem non-fisik atau
konsep, sistem yang berupa pemikiran atau ide- ide yang tidak tampak
secara fisik (Sistem Teologia yang merupakan suatu
sistem yang menggambarkan hubungan Tuhan dengan
Manusia)
D.
Sub Sistem
Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah
sistem, yaitu: tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian
dan umpan balik serta lingkungan. Berikut elemen-elemen yang membentuk sebuah
system :
1. Tujuan
Tujuan Setiap sistem memiliki tujuan (goal),
entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi
pemotivasi yang mengarahkan sistem. Yanpa tujuan, sistem menjadi tidak terarah
dan tidak terkendali. Tentu saja tujuan antara satu sistem dengan sistem yang
lain berbeda.
2. Masukan
Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu
yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan
dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak
tampak.
3. Proses
Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan
atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih
bernilai.
4. Keluaran
Keluaran(output) merupakan hasil
dari pemerosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi,
saran, cetakan laporan, dan sebagainya.
5. Batas
Batasan (boundary) sistem adalah pemisah
antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan
konfigurasi, ruang lingkup atau kemampuan sistem.
6. Mekanisme Pengendalian dan
Umpan Balik
Mekanisme pengendalian (control mechanism)
diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran.
Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses.
Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai
dengan tujuan.
E.
Sistem dan Organisasi
Organisasi adalah struktur sosial resmi
stabil yang memiliki sumber-sumber berasal dari lingkungan dan memproses
sumber-sumber itu agar menghasilkan output.
Definisi behavioral organisasi adalah kumpulan hak,
hak khusus, kewajiban, dan tanggung jawab yang harus dengan cermat
diseimbangkan selama periode waktu tertentu melalui konflik dan resolusi
konflik.
Ada beberapa peranan penting sistem informasi
dalam organisasi, antara lain:
§ peningkatan produktivitas
§ pengurangan biaya
§ peningkatan pengambilan keputusan
§ pengembangan aplikasi-aplikasi strategis
§ mengaitkan perencanaan, pengerjaan, dan
pengendalian dalam organisasi
§ mengkoordinasikan subsistem-subsistem dalam
organisasi
F.
Sistem Komputer
Sistem komputer
adalah suatu jaringan elektronik yang terdiri dari perangkat lunak dan
perangkat keras yang melakukan tugas tertentu (menerima input, memproses input,
menyimpan perintah-perintah, dan menyediakan output dalam bentuk informasi).
Selain itu dapat pula diartikan sebagai elemen-elemen yang terkait untuk
menjalankan suatu aktifitas dengan menggunakankomputer.
Elemen dari sistem komputer terdiri dari manusianya (brainware),
perangkat lunak (software), set instruksi (instruction set), dan
perangkat keras (hardware). Dengan demikian komponen tersebut merupakan
elemen yang terlibat dalam suatu sistem komputer.
Tentu saja hardware tidak berarti apa-apa jika tidak ada salah satu dari dua
lainnya (software dan brainware).
1. Perangkat keras komputer (Hardware ) adalah semua bagian
fisik komputer,
dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di
dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam
menyelesaikan tugasnya.
2. Perangkat lunak ( Software ) adalah istilah umum untuk data
yang diformat dan disimpan secara digital,
termasuk program
komputer, dokumentasinya,
dan berbagai informasi yang bisa dibaca dan ditulis oleh komputer.
3. Brainwareadalah setiap orang yang terlibat dalam kegiatan
pemanfaatan komputer/sistem pengolahan data. Brainware merupakan sumber
inspirasi utama bagi terbentuknyasuatu sistem komputer.
BAB III
PEMBAHASAN
A. Pengertian secara umum
Sistem Informasi
berbasis komputer mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting
dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi
memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada
prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat
berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat
dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah computer-based
atau pengolahan informasi yang berbasis padakomputer.
Saat ini sistem
informasi merupakan isu yang paling penting dalam pengendalian manajemen. Hal
ini disebabkan karena tujuan dari pengendalian manajemen adalah untuk membantu
manajemen dalam mengkoordinasi sub unit-sub unit dari organisasi dan
mengarahkan bagian-bagian tersebut untuk mencapaitujuan perusahaan. Dua hal
yang menjadi perhatian dari definisi diatas adalah mengkoordinasi dan
mengarahkan. Tentu saja dalam dua proses tersebut diperlukan satu sistem agar
proses koordinasi dan mengarahan dapat berjalan secara efektif sehingga tujuan
perusahaan dapat tercapai. Manfaat utama dari perkembangan sistem informasi
bagi sistem pengendalian manajemen adalah : penghematan waktu (time saving),
biaya (cost saving), peningkatan efektivitas (effectiveness), pengembangan
teknologi (technology development) dan pengembangan personel (staff
development).
Sistem informasi
dikembangkan untuk tujuan yang berbeda-beda, tergantung pada kebutuhan bisnis.
Skema Sistem Informasi Berbasis Komputer di organisasi,dapat dibagi menjadi
beberapa bagian:
1.
Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems). Merupakan sistem
informasi yang terkomputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data dalam
jumlah besar untuk transaksi rutin seperti penggajian, keuangan, inventarisasi
dan sebagainya. Sistem ini berfungsi pada level organisasi yang memungkinkan
organisasi bisa berinteraksi dengan lingkungan eksternal.
2.
Sistem Otomastisasi Kantor (Office Automation Systems) dan Sistem Kerja
Pengetahuan (Knowledge Work Systems) Kedua sistem ini bekerja pada level
knowledge. Sistem Otomastisasi Kantor (Office Automation Systems) mendukung
pekerja data, yang biasanya tidak menciptakan pengetahuan baru melainkan hanya
menganalisis informasi sedemikian rupa untuk transformasikan data atau
memanipulasikannya dengan cara-cara tertentu sebelum menyebarkannya secara
keseluruhan dengan organisasi dan kadang-kadang diluar organisasi. Aspek-aspek
Sistem Otomastisasi Kantor (Office Automation Systems) seperti word processing,
spreadsheets, presentasi.
3.
Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) tidak menggantikan
Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems), tetapi mendukung
spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari Sistem Pemrosesan
Transaksi (Transaction Processing Systems) termasuk analisis keputusan dan
pembuat keputusan. Sistem Informasi Manajemen (Management Information System)
menghasilkan informasi yang digunakan untuk membuat keputusan, dan juga dapat
membatu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi
(basis data).
4.
Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Systems)
Sistem ini hampir sama dengan Sistem Informasi Manajemen (Management Information
System) karena menggunakan basis data sebagai sumber data. Sistem ini bermula
dari Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) karena
menekankan pada fungsi mendukung pembuat keputusan diseluruh tahap-tahapnya,
meskipun keputusan aktual tetap wewenang eksklusif pembuat keputusan.
5.
Sistem Informasi Manajemen (Management Information
System). Sistem yang mendukung spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih
luas dari Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems) termasuk
analisis keputusan dan pembuat keputusan. Juga menghasilkan informasi yang
digunakan untuk membuat keputusan, serta dapat membatu menyatukan beberapa
fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data).
6.
Sistem Ahli (Expert System) dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelegent)
Kecerdasan buatan dimaksudkan untuk mengembangkan mesin-mesin yang berfungsi
secara cerdas.Dua cara untuk melakukan riset kecerdasan buatan adalah memahami
bahasa alamiahnya dan menganalisis kemampuannya untuk berfikir melalui problem
sampai kesimpulan logiknya. Sistem ahli menggunakan pendekatan-pendekatan
pemikiran kecerdasan buatan untuk menyelesaikan masalah serta memberikannya
lewat pengguna bisnis. Sistem ahli yang disebut juga dengan sistem berbasis
pengetahuan (knowledge based systems) secara efektif menangkap dan menggunakan
pengetahuan seorang ahli untuk menyelesaikan masalah yang dialami dalam suatu
organisasi. Berbeda dengan sistem pendukung keputusan (decision support
systems), sistem ini meninggalkan keputusan terakhir bagi pembuat keputusan
sedangkan sistem ahli menyeleksi solusi terbaik terhadap suatu masalah khusus.
7.
Sistem Pendukung Keputusan Kelompok (Group Decision Support Systems) dan Sistem
Kerja Kolaborasi Dukungan Komputer (Computer-Support Collaborative Work
Systems). Bila kelompok, perlu bekerja bersama-sama untuk membuat keputusan
semi-terstruktur dan tak terstruktur, maka group Decision support systems (DSS)
menjadi suatu solusinya.
8.
Sistem Pendukung Eksekutif (Executive Support Systems). Sistem tergantung pada
informasi yang dihasilkan oleh Sistem Pengolahan Transaksi. Sistem ini membantu
para eksekutif mengatur interaksinya dengan lingkungan eksternal dengan
menyediakan grafik-grafik dan pendukung komunikasi di tempat-tempat yang bisa
diakses seperti kantor.
Computer Based
Information System (CBIS) atau
Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan suatu sistem pengolah data menjadi
sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu
pengambilan keputusan.
Sistem Informasi
“berbasis komputer” mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting
dalam sebuah sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar
subsistemnya, sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas,
tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya. Secara
teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan
komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem
informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya
komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu
berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi
yang berbasis pada komputer.
Agar suatu
perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan lain dalam memperkenalkan produk
barang maupun jasa yang dimilikinya kepada konsumen diberbagai belahan dunia,
maka dibutuhkan suatu sistem informasi yang tepat agar dapat memberikan
petunjuk aktual tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh setiap komponen
dalam perusahaan tersebut. Sistem informasi yang tepat, tentunya akan
menghasilkan informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya. Informasi yang
cepat, akurat dan dapat dipercaya tersebut sangat diperlukan dalam rangka pengambilan
keputusan keputusan strategis perusahaan untuk dapat semakin maju dan bersaing
di lingkungan yang penuh gejolak ini.
Penerapan Sistem
Informasi Akuntansi berbasis komputer misalnya, merupakan salah satu alternatif
jawaban yang tepat jika pihak manajemen menginginkan suatu sumber informasi
yang dapat menghasilkan masukan sesuai yang diinginkannya.
Sistem ini hampir sama dengan Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) karena menggunakan basis data sebagai sumber data. Sistem ini bermula dari Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) karena menekankan pada fungsi mendukung pembuat keputusan diseluruh tahap-tahapnya, meskipun keputusan aktual tetap wewenang eksklusif pembuat keputusan.
Kecerdasan buatan dimaksudkan untuk mengembangkan mesin-mesin yang berfungsi secara cerdas.Dua cara untuk melakukan riset kecerdasan buatan adalah memahami bahasa alamiahnya dan menganalisis kemampuannya untuk berfikir melalui problem sampai kesimpulan logiknya. Sistem ahli menggunakan pendekatan-pendekatan pemikiran kecerdasan buatan untuk menyelesaikan masalah serta memberikannya lewat pengguna bisnis. Sistem ahli yang disebut juga dengan sistem berbasis pengetahuan (knowledge based systems) secara efektif menangkap dan menggunakan pengetahuan seorang ahli untuk menyelesaikan masalah yang dialami dalam suatu organisasi. Berbeda dengan sistem pendukung keputusan (decision support systems), sistem ini meninggalkan keputusan terakhir bagi pembuat keputusan sedangkan sistem ahli menyeleksi solusi terbaik terhadap suatu masalah khusus.
Senin, 20 Januari 2014
sistem operasi zakky stmik rangkasbitung
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
A. Sistem Komputer
Kali ini saya mengisi makalah saya dengan sedikit materi tentang Sistem Operasi. Namun, sebelum membahas sistem operasi, terlebih dahulu akan saya bahas tentang sistem komputer.
Sistem komputer dapat dibagi menjadi tiga komponen, yaitu:
1. Sistem Operasi – Mengontrol dan mengkoordinasi penggunaan hardware diantara berbagai aplilkasi dan user.
2. Hardware – Menyediakan sumber daya dasar komputer. Misalnya CPU, Memori, I/O Device, dan sebagainya.
3. Program-program aplikasi – Mendefinisikan cara dimana sumber daya sistem digunakan untuk memecahkan masalah penghitungan (computing) user. Contohnya Word Processors, sistem database, Compiler, dan sebagainya.
B. Sisi Pandang User
User adalah orang yang duduk didepan komputer, melihat monitor, mengoperasikan keyboard, mouse dan sistem. Dalam hal ini sistem operasi didesain untuk user dapat memonopoli sumber daya komputer dengan tujuan memaksimalkan pekerjaan serta meningkatkan kinerja user dan mudah untuk digunakan.
Dalam kasus lain seorang user duduk di depan terminal sedangkan user lain berada di terminal yang berbeda. Setiap terminal tersebut terhubung dengan satu komputer mainframe atau minicomputer. Sehingga user-user ini saling berbagi sumber daya dari satu komputer tersebut. Dalam hal ini sistem operasi didesain untuk dapat memaksimalkan penggunaan sumber daya (resource) dan menjamin CPU, memori dan peralatan I/O yang tersedia digunakan lebih efisien dan tidak ada seorang pengguna melebihi dari yang sebaiknya digunakan.
C. Sisi Pandang Sistem
Sistem operasi adalah pengalokasi sumber daya (resource) yang menjadi pengatur dalam pembagian pelayanan sumber daya sehingga tidak terjadi konflik diantaranya. Sistem operasi juga harus memutuskan bagaimana mengalokasikan spesifikasi program dan user sehingga mereka dapat mengoperasikan komputer lebih efisien dan baik. Sistem operasi adalah pengontrol program yang mengatur eksekusi program untuk mencegah terjadinya kesalahan dan ketidaklayakan penggunaan komputer.
D. Definisi Sistem Operasi
Sistem Operasi muncul dengan alasan sebagai cara agar sistem penghitungan (computing) lebih berdaya guna. Tujuan dasar dari sistem komputer adalah meng-eksekusi program dan memecahkan permasalahan user lebih mudah. Definisi umum lain dari sistem operasi adalah suatu program yang berjalan setiap waktu dalam komputer (disebut kernel) dengan semua program sistem dan aplikasinya.
1.2 Tujuan
Adapun tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut.
1. Memenuhi tugas yang diberikan pada mata kuliah Pemrograman I.
2. Sebagai bentuk perhatian Mahasiswa terhadap ilmu komputer.
3. Suatu usaha untuk meningkatkan kualitas IT indonesia.
4. Membantu dalam membahas dan menanggulangi masalah yang dihadapi di dalam dunia komputer.
BAB II
PENGENALAN SISTEM OPERASI
2.1 Sistem Operasi
A. Sejarah Sistem Operasi
Sejarah Sistem Operasi Komputer - Sistem operasi komputer mengalami perkembangan yang sangat cepat, jika dibandingkan dengan sistem operasi komputer terdahulu maka sistem operasi yang kita rasakan sekarang ini adalah bentuk dari perkembangan sistem operasi tersebut.
Sejarah sistem operasi komputer dibagi menjadi empat generasi, yaitu :
• Sistem operasi generasi pertama (Tahun 1945 - 1955). Sistem operasi generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik. Pada generasi ini belum ada yang namanya sistem operasi komputer, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
• Sistem operasi generasi ke-dua (Tahun 1955 - 1965). Sistem operasi generasi ke-dua memperkenalkan BPS (batch processing sistem) yaitu pekerjaan yang di kerjakan dalam satu rangkaian, lalu di eksekusi secara berururan. Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi dengan sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada.
• Sistem operasi generasi ke-tiga (Tahun 1965 - 1960).
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana user atau penguna dapat berkomunikasi lewat terminal secara online ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi user (Digunakan oleh banyak penguna sekaligus). Dan multi programing (Melayani banyak program sekaligus).
• Sistem operasi generasi ke-empat (Tahun 1980an--pasca 1980an).
Dewasa ini sistem operasi digunakan untuk jaringan komputer, dimana user menyadari keberadaan komputer - komputer yang saling terhubung satu dengan yang lain.
B. Jenis Sistem Operasi Komputer
Jenis sistem operasi yang bisa digunakan antara lain Posix, Unix, Ms Dos, Ms WINDOWS, Linux, Apple, dan sebagainya. Dari sekian banyak sistem operasi dapat dibagi menjadi dua berdasarkan kontak (interface) yaitu :
a. Coman line interface (CLI)
Coman line interface (CLI) adalah kontak user dengan perangkat keras berbasis. text (huruf, angka, dan simbol atau tanda baca) contonya : MS Dos, posix, linux.
b. Grafical user interface (GUI)
Grafical user interface (GUI) adalah kontak user dengan perangkat keras berbasis gambar atau grafik. contohnya: Ms windows, unix, Linux.
C. Fungsi Sistem Operasi Komputer
Berikut Fungsi dari Sistem Operasi, Secara garis besar sistem operasi mempunyai 2 tugas utama, yaitu sebagai :
a. Pengelola Seluruh Sumber Daya Pada Sistem Komputer (Resource Manager).
Yang dimaksud dengan sumber daya pada sistem komputer adalah semua komponen yang memberikan fungsi (manfaat) atau dengan pengertian lain adalah semua yang terdapat atau terhubung ke sistem komputer yang dapat untuk memindahkan, menyimpan, dan memproses data,serta untuk mengendalikan fungsi-fungsi tersebut.
Sumber daya pada sistem komputer, antara lain :
1. Sumber daya fisik
Contoh dari sumber daya fisik diantaranya keyboard, bar-code reader, mouse, joystick, lightpen,track-ball, touchscreen, pointing devices, floppy disk drive, hard-disk, tape drive,optical disk, CD ROM drive, CRT, LCD, printer, modem, ethernet card, PCMCIA, RAM,cache memory, register, kamera, sound card, radio, digitizer, scanner, plotter, dan sebagainya. Salah satu sasaran yang harus dicapai sistem operasi adalah dapat memanfaatkan seluruh sumber daya agar dapat digunakan secara efektif dan efisien mungkin.
2. Sumber daya abstrak
Terdiri dari Data, misalnya :Semaphore untuk pengendalian sinkronisasi proses-proses, PCB (Process Control Block) untuk mencatat dan mengendalikan proses, tabel segmen,tabel page, i-node, FAT, file dan sebagainya.
Program yang berupa kumpulan instruksi yang dapat dijalankan oleh sistem komputer, yang dapat berupa utilitas dan program aplikasi pengolahan data tertentu.
b. Penyedia layanan (extended/virtual machine)
Secara spesifik berfungsi untuk memberi abstaksi mesin tingkat tinggi yang lebih sederhana dan menyembunyikan kerumitan perangkat keras. Sistem operasi menyediakan system call (API=Application Programming Interface) yang berfungsi menghindarkan kompleksitas pemograman dengan memberi sekumpulan instruksi yang mudah digunakan.
Basis untuk program lain. Program aplikasi dijalankan di atas sistem operasi yang bertujuan untuk memanfaatkan dan mengendalikan sumber daya sistem komputer secara benar,efisien, dan mudah dengan meminta layanan sistem operasi.
D. Sasaran Sistem Operasi Komputer
Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama, yaitu :
• Kenyamanan (Membuat user komputer menjadi lebih nyaman dalam mengunakan komputer).
• Efisien (Penggunaan sumber daya sistem komputer tepat tujuan "terarah dan terkendali").
• Evolusi (Sistem Operasi harus dibangun, sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian dan menciptakan sistem operasi baru yang lebih bagus lagi.
2.2 Manfaat Sistem Operasi
Sistem operasi terdistribusi memiliki manfaat dalam banyak sistem dan dunia komputasi yang luas. Manfaat-manfaat ini termasuk dalam sharing resource, waktu komputasi dan komunikasi.
1. Shared Resource
Walaupun perangkat sekarang sudah memiliki kemampuan yang cepat dalam prosesproses komputasi, atau misal dalam mengakses data, tetapi pengguna masih saja menginginkan sistem berjalan dengan lebih cepat. Apabila hardware terbatas, kecepatan yang diinginkan user dapat di atasi dengan menggabung perangkat yang ada dengan sistem DOS.
2. Manfaat Komputasi
Salah satu keunggulan sistem operasi terdistribusi ini adalah bahwa komputasi berjalan dalam keadaan paralel. Proses komputasi ini dipecah dalam banyak titik, yang mungkin berupa komputer pribadi, prosesor tersendiri, dan kemungkinan perangkat prosesor-prosesor yang lain. Sistem operasi terdistribusi ini bekerja baik dalam memecah komputasi ini dan baik pula dalam mengambil kembali hasil komputasi dari titik-titik cluster untuk ditampilkan hasilnya.
3. Reliabilitas
Fitur unik yang dimiliki oleh DOS ini adalah reliabilitas. Berdasarkan design dan implementasi dari design sistem ini, maka hilangnya satu node tidak akan berdampak terhadap integritas sistem. Hal ini berbeda dengan PC, apabila ada salah satu hardware yang mengalami kerusakan, maka sistem akan berjalan tidak seimbang, bahkan system bisa tidak dapat berjalan atau mati.
4. Komunikasi
Sistem operasi terdistribusi berjalan dalam jaringan dan biasanya melayani koneksi jaringan. Sistem ini umumnya digunakan user untuk proses networking. User dapat saling bertukar data, atau saling berkomunikasi antar titik baik secara LAN maupun WAN.
BAB III
PENGELOLAAN PROSES CPU
3.1 Pengertian CPU
Unit pemprosesan yang berada dalam komputer adalah Central Processing Unit (CPU). CPU atau Central Processing Unit merupakan bagian terpenting dalam sebuah sistem komputer, dapat dikatakan bahwa CPU merupakan otak dari komputer itu sendiri. Sebuah komputer paling canggih sekalipun tidak akan berarti tanpa adanya CPU yang terpasang di dalamnya. Dalam kesehariannya CPU memiliki tugas utama untuk mengolah data berdasarkan instruksi yang ia peroleh. CPU sendiri sebenarnya masih terbagi atas beberapa komponen yang saling bekerja sama untuk membentuk suatu unit pengolahan. Terdapat empat komponen utama penyusun CPU, yaitu :
1. Arithmetic and Logic Unit (ALU)
2. Control Unit
3. Registers
4. CPU Interconnections
Arithmetic and Logic Unit (ALU)
Arithmetic and Logic Unit atau sering disingkat ALU saja dalam bahasa Indonesia kira-kira berarti Unit Logika dan Aritmatika. Bagian ini mempunyai tugas utama untuk membentuk berbagai fungsi pengolahan data komputer. Sering juga disebut sebagai bahasa mesin, karena terdiri dari berbagai instruksi yang menggunakan bahasa mesin. ALU sendiri juga masih terbagi menjadi dua komponen utama, yaitu
1. arithmetic unit (unit aritmatika), bertugas untuk menangani pengolahan data yang berhubungan dengan perhitungan, dan
2. boolean logic unit (unit logika boolean), bertugas menangani berbagai operasi logika.
Control Unit
Control Unit atau Unit Kendali, mempunyai tugas utama untuk mengendalikan operasi dalam CPU dan juga mengontrol komputer secara keseluruhan untuk menciptakan sebuah sinkronisasi kerja antar komponen dalam melakukan fungsinya masing-masing. Di samping itu, control unit juga bertugas untuk mengambil instruksi-instruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut.
Registers
Registers (jamak, dalam bahasa Indonesia menjadi register-register atau banyak register) merupakan media penyimpanan internal CPU yang digunakan saat pengolahan data. Registers merupakan media penyimpanan yang bersifat sementara, artinya data hanya akan berada dalam registers saat data tersebut dibutuhkan selama komputer masih hidup, ketika suatu data tidak diperlukan lagi maka ia tidak berhak lagi berada di dalam
registers, dan ketika komputer dimatikan maka semua data yang berada di dalamnya akan hilang.
CPU Interconections
CPU Interconnections merupakan sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internal CPU dengan bus-bus eksternal CPU. Komponen internal CPU diantaranya
1. Arithmetic and Logic Unit (ALU),
2. Control Unit,
3. Registers, dan
4. CPU Interconnection.
Sedangkan komponen eksternal CPU diantaranya
1. sistem memori utama,
2. sistem masukan/keluaran (input/output),
3. dan sistem-sistem lainnya.
3.2 FUNGSI CPU
Fungsi utama CPU adalah menjalankan program-program yang disimpan di memori utama. Hal ini dilakukan dengan cara mengambil instruksi-instruksi dari memori utama dan mengeksekusinya satu persatu sesuai dengan alur perintah. Pekerjaan ini dilakukan dalam dua tahapan yaitu membaca instruksi (fetch) dan melaksanakan instruksi tersebut (execute). Proses membaca dan melaksankan ini dilakukan berulang-ulang sampai semua instruksi yang terdapat di memori utama dijalankan atau komputer dimatikan. Proses ini dikenal juga sebagai siklus fetch-eksekusi.
Siklus fetch-eksekusi bisa dijelaskan sebagai berikut
1. di awal setiap siklus, CPU akan membaca dari memori utama,
2. sebuah register, yang disebut Program Counter (PC), akan mengawasi dan menghitung instruksi selanjutnya,
3. ketika CPU membaca sebuah instruksi, Program Counter akan menambah satu hitungannya,
4. lalu instruksi-instruksi yang dibaca tersebut akan dimuat dalam suatu register yang disebut register instruksi (IR), dan akhirnya
5. CPU akan melakukan interpretasi terhadap instruksi yang disimpan dalam bentuk kode binari, dan melakukan aksi yang sesuai dengan instruksi tersebut.
3.3 Contoh Gambaran Pengelolaan Proses CPU
3.4 Contoh Gambar perangkat CPU
BAB IV
PENGELOLAAN STORAGE
4.1 Pengertian Storage
Storage adalah penyimpan, tempat penyimpanan, media yang digunakan untuk menyimpan data yang diolah oleh komputer, Fungsi storage adalah menyimpan data atau file dalam jangka panjang dan pendek.
Teknologi penyimpanan dibedakan menjadi dua kelompok yaitu memori internal dan eksternal.
A.Penyimpanan internal
Biasa juga di sebut main memori atau memori utama berfungsi sebagai pengikat sementara baik bagi data program maupun informasi ketika proses pengolahanya di laksanakan oleh CPU. Dua contoh memori internal ROM dan RAM. ROM (Read Only Memory) adalah memory yang hanya bisa dibaca sedang kan RAM (Random Access Memory) memori yang isinya bisa diperbaharui .
B.Penyimpanan eksternal (exsternal Storage)
dikenal juga dengan sebutan penyimpanan sekunder. Penyimpanan eksternal adalah segala piranti yang berfungsi untuk menyimpan data secara permanen.
Pengertian Permanen
Disini berarti bahwa data yang terdapat pada penyimpan akan tetap terpelihara dengan baik sekalipun computer sudah dalam keadaan mati.
Contoh : Hardisk, plopydisk. dll
Contoh-contoh Storage :
HARDISK
Harddisk merupakan salah satu media penyimpan data pada komputer yang terdiri dari kumpulan piringan magnetis yang keras dan berputar, serta komponen-komponen elektronik lainnya. Harddisk adalah storage devices yang paling sering di pakai. Bagian-bagian hardisk terdiri dari Logic board, motor, Platter, read-write head, interface slot, dan body.
Logic board merupakan bagian hardisk yang mengatur kerja hardisk menurut instruksi dari user. Logic board ini nantinya mengatur putaran motor dan gerak dari read-write head menurut lokasi penempatan data. Read-write head inilah yang membaca dan menulis data pada hardisk, menyampaikan informasi kepada logic board, kemudian logic board menyampaikan kepada CPU melalui interface baik itu SATA maupun PATA.
4.2 Contoh Gambaran Pengelolaan Storage
BAB V
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan, Sistem operasi adalah software yang berfungsi untuk mengaktifkan seluruh perangkat yang terpasang pada komputer sehingga masing-masingnya dapat saling berkomunikasi. Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.
B. SARAN
Makalah ini dijadiakan awal proses pembelajaran tentang IT, agar dikesempatan berikutnya menjadi lebih baik, baik secara pembahasan, penjelasan dan penulisannya yang belum tercapai.
DAFTAR PUSTAKA
• http://sipitoon.wordpress.com/pengertian-unit-pemrosesan-processs-device/
• randydharmaputra.wordpress.com
• http://barayatekhnik.blogspot.com/
• ekochayoo84.blogspot.com
• http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi
• http://sramadhan13.wordpress.com/komputer/operasi-dasar-komputer/perangkat-keras-komputer-hardware/process-device-unit-pemrosesan/
• http://astiyana.wordpress.com/3-storage-device/
Langganan:
Postingan (Atom)